“Pertama,
hindarilah olehmu perkataan yang tidak medatangkan manfaat bagimu,
bukan pada tempatnya. Berapa banyak orang yang berbicara tidak
mendatangkan manfaat baginya dan tidak pada tempatnya, sungguh dia
berada dalam kebinasaan. Kedua, janganlah kamu menentang orang yang
bodoh dan tidak pula orang yang faqih, karena sesungguhnya orang yang
faqih itu akan mengalahkanmu dan orang yang bodoh itu akan menyakitimu.
Ketiga, sebutlah hal yang kamu suka dari saudaramu tatkala dia tidak ada
di hadapanmu. Keempat, tinggalkan hal yang kamu tidak sukai darinya.
Kelima, lakukanlah amalan seseorang yang dia ketahui bahwa amalan
tersebut berakibat baik dan mencukupinya.”
(Al-Adab Asy-Syar’iyyah, I/66)
Hasan Al-Bashri Rahimahullah berkata :
“Ikhwan
(saudara seiman) kita, lebih berharga daripada keluarga kita. Keluarga
hanya akan mengingatkan kita kepada dunia, sedangkan ikhwan kita akan
mengingatkan kita kepada akhirat.”
(Zhahirah Dha’fil Iman,24)
Ibnu Qudamah Rahimahullah berkata :
“Ikhwan
yang paling berat bagiku adalah yang membebaniku dan aku merasa waspada
darinya, sedangkan ikhwan yang paling ringan di dalam hatiku adalah
jika aku bersamanya, sama seperti ketika aku sendirian.”
(Minhaju Al-Qashidin, 102)


0 komentar:
Posting Komentar