Rabu, 13 Januari 2016

WASIAT BERPEGANG KEPADA AL-QUR'AN DAN AS-SUNNAH

07.42

Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Ikutilah sunnah Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam dan jangan membuat perkara yang baru (bid’ah), maka sungguh hal itu telah cukup bagi kalian.”
(Syarh Ushuli Al-I’tiqad As-Sunnah, Al-Lalika’i, I/84, no. 104)

Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Sesungguhnya kami mengikuti sunnah Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam dan tidak mengada-ada. Kami mengikuti beliau dan tidak membuat perkara yang baru. Dan sekali-kali kami tidak akan tersesat selama mengikuti atsar.”
(Syarh UshuliAl-I’tiqad Ahli As-Sunnah, Al-Lalika’i, I/84, no. 106)

Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Sedikit dalam hal sunnah adalah lebih baik daripada banyak dalam hal bid’ah.”
(Syarh Ushuli Al-I’tiqad Ahli As-Sunnah, Al-Lalika’i, I/87, no. 114)

Sahl At-Tusturi Rahimahullah :
“Landasan kita ada tujuh perkara : berpegang kepada Kitabullah, mengikuti sunnah Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam, memakan makanan yang halal, menahan dari menyakiti orang lain, menjauhi dosa, taubat dan menunaikan hak-hak.”
Asy-Syathibi, Al-I’thisham, I/126)

Malik bin Dinar Rahimahullah berkata :
“Semoga Allah menyayangi seorang hamba yang berkata kepada dirinya, ‘Tidakkah engkau berkehendak untuk begini, tidakkah engkau berkehendak untuk begini.’ Kemudian dia mencelanya, lalu membungkamnya. Selanjutnya dia menetapkan Al-Qur’an menjadi pembimbing baginya.”
(Tazkiyatu An-Nufus, 76)

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 Da'wa Santri Salafi. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top