Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Sungguh aku benci melihat seseorang yang menganggur, tidak mengerjakan urusan dunia maupun akhirat.”
(Siyar A’lamin Nubala, IV/585)
Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Usiamu
semakin berkurang seiring dengan perjalanan waktu malam dan siang,
sementara segala amalan akan tersimpan dan kematian akan datang secara
mendadak.” (Al-Fawa’id, 147)
Al-Hasan Rahimahullah berkata :
“Aku bertemu pada suatu kaum yang masing-masing mereka lebih pelit dalam memelihara umur daripada hartanya.”
(Siyar A’lam An-Nubala, XIV/225)
Hasan Al-Bashri Rahimahullah berkata :
“Wahai Anak Adam, sesungguhnya kamu hanyalah kumpulan hari-hari. Setiap hari itu berlalu, maka berarti hilanglah bagianmu.”
(Siyar A’lam An-Nabala, I/496)
Yahya bin Hubairah Rahimahullah berkata :
“Waktu akan semakin berharga bila dijaga dengan sebaik-baiknya. Aku melihat waktu itu sesuatu yang paling mudah kau sia-siakan.”
(Aina Nahun min Akhlaqi As-Salaf, 131)
Ibnul Qayyim Al-Jaauziyah Rahimahullah berkata :
“Menyia-nyiakan
waktu itu lebih berbahaya daripada kematian, karena menyia-nyiakan
waktu itu memutuskanmu dari Allah Ta’ala dan Hari Akhirat, sedangkan
kematian hanya memutuskanmu dari dunia dan isinya.”
(Al-Fawa’id, 104)
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah berkata :
“Demi
Allah, hari demi hari berjalan hanya untuk tidur, maka bangunlah.
Sungguh orang-orang terdahulu telah mendapatkan kemenangan.”
(Al-Fawa’id, 54)

0 komentar:
Posting Komentar