Rabu, 13 Januari 2016

WASIAT TENTANG TAQWA

07.50


Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Apabila aku berpuasa, aku menjadi lemah dalam menjalankan shalat. Karenanya, aku memilih shalat daripada berpuasa.”
(Minhaju Al-Qashidin, 40)

Hasan Al-Bashri Rahimahullah berkata :
“Aku tidak mendapatkan sedikitpun dari ibadah yang lebih berat daripada shalat di tengah malam.” Ada seorang bertanya, “Mengapa orang-orang yang rajin shalat malam berseri-seri?” Dia menjawab, “Karena mereka suka menyendiri dengan Ar-Rahman, lalu Dia memberinya sebagian dari cahaya-Nya.”
(Minhaju Al-Qashidin, 63)

Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah berkata :
“Aku tidak bisa shalat malam selama lima bulan disebabkan oleh dosa yang telah kuperbuat.”
(Tazkiyatu An-Nafs, 61)

Abu Sulaiman Rahimahullah berkata :
“Malam hari, bagi mereka yang biasa mengerjakan shalat malam, lebih nikmat daripada orang-orang yang bercanda ria di tempat bercanda. Seandainya tidak ada waktu malam, tidak ada lagi yang aku senangi dari dunia ini.”
(Minhaju Al-Qashidin, 64)

Ibnul Munkadir Rahimahullah berkata :
“Tiada tersisa dari kelezatan dunia ini melainkan tiga hal, yaitu ; shalat lail, bertemu dengan ikhwan dan shalat jama’ah.”
(Tazkiyatu An-Nafs, 62)

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 Da'wa Santri Salafi. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top