Rabu, 13 Januari 2016

WASIAT TENTANG AMAL

07.44


Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Seseorang tidaklah bertaqwa sehingga ia berilmu, dan tidaklah seseorang berilmu sampai mengamalkan ilmu yang telah ia ketahui.”
(Hayatu Ash-Shahabah, III/244)

Abu Darda Radhiyallahu anhu berkata :
“Bila pagi telah datang berkumpullah pada diri seseorang hawa nafsu dan amalannya. Apabila amalannya mengikuti hawa nafsunya, maka harinya menjadi hari yang jelek. Tetapi bila hawa nafsunya mengikuti amalannya, maka harinya menjadi hari yang baik.”
(Shifatus Ash-Shafwah, I/636)

Malik bin Dinar Rahimahullah berkata :
“Seseorang yang berilmu jika ia tidak beramal dengan ilmunya, maka akan hilang kharisma dari hatinya, sebagaimana hilangnya embun di atas batu padas.”
(Shifatu Ash-Shafwah, III/283)

Malik bin Dinar Rahimahullah berkata :
“Sesungguhnya jika kamu menuntut ilmu untuk diamalkan berarti kamu telah dipatahkan oleh amal. Dan jika kamu menuntutnya bukan untuk diamalkan, niscaya tidaklah akan bertambah kepadamu kecuali hinaan belaka.”

Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah berkata :
“Tidaklah aku ketahui suatu amalan yang lebih utama daripada menuntut ilmu dan menjaganya bagi siapa yang dikehendaki oleh Allah.”
(Syarhu As-Sunnah, I/193)

Ibnu Syibah Rahimahullah berkata :
“Bagi seorang yang bodoh, menuntut ilmu itu lebih utama daripada berbuat sesuatu, dan bagi orang yang berilmu beramal itu lebih utama daripada menuntut ilmu.”
(Al-Adab Asy-Syar’iyah, II/44)A

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 Da'wa Santri Salafi. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top