Rabu, 13 Januari 2016

WASIAT TENTANG AL-QUR'AN

07.48


Utsman bin Affan Radhiyallahu anhu berkata :
“Kalau hati kita ini bersih, maka kita tidak akan puas membaca Al-Qur’an.”
(Ighatsatul Lahfan min Mashayidisy-Syayathin, I/64)

Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu berkata :
“Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an dan mengikuti apa yang ada di dalamnya, maka Allah Ta’ala akan menunjukinya dari kesesatan dan menjauhkan darinya hisab yang buruk di Hari Kiamat.”
(Al-Jami’ li Ahkami Al-Qur’an, IX/1)

Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Janganlah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, berjalanlah dengan ajaran Al-Qur’an ke manapun ia mengarah. Barangsiapa yang datang kepadamu membawa kebenaran, terimalah ia meskipun ia orang yang jauh dan yang engkau benci. Barangsiapa yang datang kepadamu dengan membawa kebathilan, maka tolaklah ia meskipun kerabat yang engkau cintai.”
(Shifatu Ash-Shafwah, I/419)

Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata :
“Ada tiga hal yang barangsiapa ada pada dirinya, maka Allah Ta’ala akan memenuhi hatinya dengan keimanan; mencintai orang-orang yang faqih, membaca Al-Qur’an dan melaksanakan puasa.”
(Al-Adab Asy-Syar’iyyah, III/544)

Abdullah bin Amr bin Al-Ash Radhiyallahu anhu berkata :
“Tidak akan terjadi Hari Kiamat sampai Al-Qur’an itu dikembalikan di tempatnya dimana ia diturunkan, Al-Qur’an itu mempunyai dengungan di sekitar Arsy, sebagaimana dengan lebah, maka Allah berfirman, ‘Ada apa denganmu?’ Ia menjawab, ‘Wahai Rabbku, aku ini dibaca namun aku tidak diamalkan’.”
(Syarhu As-Sunnah, I/317)

Jundub bin Junabah Radhiyallahu anhu berkata :
“Ketika kami masa anak-anak (mendekati dewasa) pernah bersama Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam, maka kami pelajari masalah-masalah keimanan, baru kami memperlajari Al-Qur’an. Setelah kami memperlajari Al-Qur’an bertambahlah keimanan kami.”
(Syiar A’lam An-Nubala, III/175)

Fudhail bin Iyadh Rahimahullah berkata :
“Orang-orang yang membawa (mengamalkan) Al-Qur’an ibarat orang yang membawa panji-panji Islam. Ia tidak pernah bercanda bersama orang-orang yang bercanda, tidak pula bermain bersama orang-orang yang bermain, sebagai bukti pengagungan dia kepada Allah Ta’ala.”
(Mukhtashar Minhaju Al-Qashidin, 50)

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 Da'wa Santri Salafi. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top